Acara apel yang dihadiri oleh seluruh personel kepolisian dari berbagai satuan kerja di wilayah hukum Pasaman Barat ini bertujuan untuk menyatukan komando, mensinkronkan langkah, serta memastikan kesiapan penuh segala elemen dalam menjalankan tugas operasional.
Dalam arahannya saat apel, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K. menekankan bahwa Operasi “Ketupat 2026” memiliki fokus utama pada tiga hal krusial: pertama, menjamin keamanan dan ketertiban umum di seluruh wilayah, khususnya di titik-titik keramaian, jalur mudik dan balik, serta tempat ibadah. Kedua, memfasilitasi kelancaran pergerakan masyarakat dengan optimalisasi pengaturan lalu lintas. Ketiga, memberikan layanan publik yang ramah dan responsif kepada warga yang membutuhkan bantuan selama musim libur besar tersebut.
“Kita telah melakukan persiapan matang mulai dari penyusunan rencana operasional, penempatan personel di pos-pos strategis, hingga koordinasi dengan berbagai pihak terkait termasuk pemerintah daerah, TNI, serta organisasi masyarakat. Semua ini untuk memastikan Idul Fitri tahun ini dapat dirayakan dengan aman, damai, dan penuh berkah,” ujar Kapolres.
Selain itu, pasukan yang akan menjalankan operasi juga telah diberikan pembekalan terkait protokol pelayanan, penanganan situasi darurat, serta upaya pencegahan kejahatan yang cenderung meningkat menjelang dan selama hari raya. Beberapa langkah konkret yang akan diterapkan antara lain peningkatan patroli di wilayah rawan kejahatan, pembentukan pos bantuan masyarakat di titik-titik strategis, serta pengawasan ketat terhadap aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban.
Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat 2026” akan berjalan mulai dari beberapa hari menjelang Idul Fitri hingga masa mudik balik selesai, dengan jadwal yang disesuaikan sesuai dengan dinamika kebutuhan masyarakat setempat.

Posting Komentar