Payakumbuh | JangkarPost.com – Penjabat (Pj) Wali Kota Payakumbuh Jasman menyerahkan secara resmi bantuan beasiswa pendidikan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Payakumbuh untuk 370 orang.
“Alhamdulillah kali ini kita bersama Baznas dan Dinas Pendidikan menyerahkan bantuan beasiswa pendidikan dari Baznas Kota Payakumbuh untuk 370 orang di lingkungan pendidikan,” kata Pj Wako Payakumbuh Jasman, Jumat (02/02/2023).
Jasman mengatakan bahwa bantuan beasiswan pendidikan bertujuan untuk memfasilitasi siswa miskin dan kurang mampu untuk bisa memenuhi kebutuhan sekolahnya.
“Selanjutnya mendukung MoU yang telah kita lakukan dengan Ruang Guru untuk pembiayaan pelaksanaan Pelatihan Coding bagi siswa SD dan SMP dan untuk meningkatkan kemampuan IT siswa dalam Coding seperti membuat aplikasi dan games edukatif,” katanya.
Jasman juga berpesan agar kepala sekolah, guru dan walimurid mendampingi dan mengarahkan murid-murid untuk memanfaatkan dana bantuan beasiswa ini sesuai peruntukannya.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dasril menyebutkan bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari kesepakatan antara Dinas Pendidikan dengan Baznas Kota Payakumbuh.
“Jadi kita ada kesepatakan dengan Baznas bahwa nantinya dari total zakat yang dikumpulkan dari gaji pegawai, guru dan sertifikasi guru tersebut 60 persennya disalurkan kembali ke yang membutuhkan dilingkungan Dinas Pendidikan,” ujarnya.
Untuk penyaluran kali ini, nilai yang disalurkan untuk 370 orang tersebut mencapai Rp200 juta dengan rincian untuk bidang pendidikan TK Negeri 26 orang masing-masing Rp250 ribu, SD Negeri 226 orang masing-masing Rp500 ribu.
Selanjutnya bagi SMP untuk 85 orang dan kesetaraan 15 orang dengan nilai perorangnya Rp600 ribu. Terakhir juga bantuan di bidang kemanusiaan untuk 18 orang yang mengalami musibah dan kesulitan ekonomi.
Sementara itu Ketua Baznas Kota Payakumbuh Edi Kusmana mengatakan awal tahun ini sudah menyalurkan bantuan untuk mahasiswa dengan total Rp125 juta yang disalurkan lebih kurang untuk 124 mahasiswa.
Selanjutnya Baznas juga telah menyerahkan bantuan untuk kesehatan dan hari ini pihaknya menyalurkan bantuan pendidikan melalui UPZ di Dinas Pendidikan.
“Gunakan bantuan sesuai dengan peruntukannya, mohon jangan digunakan untuk kepentingan konsumtif dan kepentingan lainnya yang tidak sesuai peruntukannya,” kata dia. (Jp)
Payakumbuh | JangkarPost.com – Niniak Mamak dan Bundo Kandung memiliki peranan penting dalam membantu Pemerintah Daerah melahirkan usulan dalam merencana pembangunan di Kota Payakumbuh.
Hal itu disampaikan Pj. Wali Kota Payakumbuh Jasman saat pembukaan Musyarawah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Payakumbuh Utara, Jumat (02/02/2024).
“Selama ini kita semua telah terlena dan terjebak, hanya melihat suksesnya pembangunan dari pembangunan fisik semata. Kalau ini tidak diimbangi dengan pembangunan jiwanya mau jadi apa negeri kita ini dimasa yang akan datang,” kata Pj. Wako Jasman.
Jasman menyebut, untuk pembangunan mental dan karakter ini, peran nininiak mamak dan bundo kanduang sangat diperlukan sekali. Makanya pembangunan itu tidak hanya sekedar untuk fisik semata, mental juga perlu.
“Mengapa demikian, karena diera perkembangan teknologi 4.0 saat ini, pembinaan mental itu sangat diperlukan apalagi untuk generasi muda kita. Mau dibawa kemana daerah kita ini nanti kalau tidak dilakukan pembinaan dari sekarang,” ucapnya.
Namun, Jasman mengharapkan, untuk porsi pemberdayaan ini bisa ditingkatkan, karena dengan jiwa serta mental yang kuat dan sehat apapun bisa diwujudkan untuk kemajuan pembanguan daerah di Payakumbuh ini.
“Makanya kami meminta supaya program-program pemberdayaan, peningkatan kapasitas ,keagamaan dan pemberdayaan lainnya harus lebih diperbanyak lagi,” tukuknya.
Ia menjelaskan, agar sukses dalam merencanakan pembangunan disuatu daerah, sebelumnya harus melihat dan mengkaji karakter suatu daerah. Apa yang menonjol di daerah itu, seperti kelurahan A lebih menonjol tentang pertaniannya, kelurahan B di sektor UMKM nya, maka porsi usulan untuk sektor itu harus ditinggikan.
“Musrenbang itu harus berangkat dari data, kalau memang disini lebih banyak dari sektor pertaniaannya maka harus kesitu kita arahkan, kalau tidak bagaimana daerah itu akan maju,” tutupnya.
Sementara itu Camat Payakumbuh Utara Jhonny Parlin berharap kepada seluruh masyarakat agar usulan pada musrenbang tahun 2025 jangan hanya untuk fisik semata tapi harus diimbangi juga dengan pemberdayaan juga, karena ini juga sangat penting.
“Saat ini kita akan memfinalkan 5 usulan prioritas dari masing-masing kelurahan, semoga ini nanti akan membawa kemajuan untuk daerah kita,” katanya.
Selain itu dia juga mengimbau kepada masyarakat agar menyalurkan hak pilihnya pada pegelaran pesta demokrasi yang hanya tinggal menghitung hari.
“Jangan lupa bapak ibu semuanya, tinggal 12 hari lagi kita akan menghadapi pesta demokrasi jangan lupa salurkan hak pilihnya. Pilihan kita boleh berbeda tapi tujuan kita sama yaitu menciptakan kedamaian dan kemajuan pembangun untuk nagari kita,” pungkasnya.
Musrenbang di Kecamatan Payakumbuh Utara itu juga dihadiri anggota DPRD Kota Payakumbuh, seluruh kepala OPD, Forkopimca Latina, lurah, Niniak Mamak, Bundo Kanduang, perwakilan pemuda serta tamu undangan lainnya. (Jp)
Payakumbuh | JangkarPost.com — Diikuti dari unsur Forkopimda, BUMN/BUMD, serta dari seluruh jajaran ASN dan dari TNI/Polri, dan organisasi Islam, Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh bersama PHBI Kota Payakumbuh peringati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW tahun 2024 Masehi/1445 Hijriah yan berlangsung di aula pertemuan Ngalau Indah lantai III kantor Wali Kota Payakumbuh, Jumat, (2/02/2024).
Dengan mengusung tema “menggali nilai profetik dari peristiwa Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW untuk meningkatkan iman dan taqwa”, Ustadz H. Asrat Chan, LC, M.A (ketua MUI Kabupaten 50 Kota) selaku penceramah yang dihadirkan Pemko Payakumbuh melalui Bagian Kesra Setdako, peringatan Isra Mi’raj dapat ditonton seluruh warga di kanal YouTube Pemko Payakumbuh.
Setelah mendengarkan ceramah yang disampaikan ketua MUI Kabupten 50 Kota, Pj. Wali Kota Payakumbuh, Jasman sampaikan ucapan terima kasih kepada Ustadz Asrat Chan atas ilmu pengetahuan yang telah diberikan kepada semua yang hadir. Dan tidak lupa, Jasman juga turut utarakan rasa terimakasih kepada panitia pelaksana peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW tahun 1445 Hijriah, sekaligus mengajak seluruh kaum muslimin/muslimah di Kota Payakumbuh, untuk sama-sama bersyukur, yang mana Allah SWT masih memberikan kesempatan kepada kita semua, sehingga masih dapat memperingati Isra Mi’raj tahun ini.
“Kita patut merasa bahagia dan bersyukur, karena dapat kembali memperingati salah satu peristiwa bersejarah bagi seluruh umat Islam di bumi ini, yaitu peristiwa Isra Mikraj. Untuk itu mari kita peringati dengan rasa khusyuk dengan mengharapkan keridhaan dari Allah SWT,” katanya.
Terkait peringatan Isra Mikraj 1445 Hijriah, Jasman menyampaikan bahwa dalam peringatan Isra Mikraj ini terkandung beberapa hikmah, yaitu momen lahirnya perintah kewajiban menjalankan Shalat lima waktu bagi setiap muslim.
“Selanjutnya adalah bukti kemuliaan Baitul Maqdis, yang merupakan tanah suci ketiga setelah Mekah dan Madinah sebagai kiblat pertama umat Islam. Terakhir yaitu Isra Mikraj merupakan penghormatan terhadap Rasulullah SAW, dimana Rasulullah SAW masuk ke Sidratul Muntaha yang belum pernah dimasuki oleh makhluk apapun,” ujar Jasman.
Orang nomor satu di lingkup Pemko Payakumbuh itu juga mengajak seluruh umat Muslim khusus di Kota Payakumbuh, untuk meningkatkan amalan shalat, puasa, infaq, Sadaqah, serta membaca Al- Quran dan ibadah lainnya.
“Melalui peringatan Isra Mikraj ini kami turut mengajak seluruh kaum Muslimin/Muslimat di jajaran Pemko Payakumbuh beserta masyarakat Kota Payakumbuh untuk dapat selalu tetap Istiqamah.” tambahnya.
Lebih lanjut, Jasman juga turut menghimbau kepada semua agar dapat menerapkan rasa sabar dalam menjalani kehidupan, walau bagaimanapun kondisi dan situasi yang sedang berlangsung, harap untuk selalu dapat sabar menjalani.
Menurut Jasman, Peringatan Isra Mikraj ini juga merupakan unsur dari dasar ASN Berakhlak. Serta salah satu hal yang terkandung dalam ASN Berakhlak ini merupakan sikap disiplin, dimana dalam disiplin ini yang utamanya dapat selalu tepat waktu dalam hal apapun kegiatan yang kita laksanakan.
Terkait dengan waktu pelaksanaan Pemilu tahun 2024 yang sudah dekat, Jasman menghimbau agar seluruh ASN dapat turut mengajak sanak saudara serta kawan untuk dapat memilih dan tidak golput.
“Akan tetapi, para ASN hanya boleh turut mengajak semua orang untuk tidak golput dalam memilih pada pemilu nanti. Dan tentunya yng paling utama, saya tidak bosan untuk menghimbau para ASN di lingkup Kota Payakumbuh agar tidak berpihak dan selalu menjaga netralitas dalam menghadapi pemilu 2024,” ajak Jasman.
Menjelang akhir penyampaiannya, Jasman kembali mengajak semua yang hadir untuk dapat terus tingkatkan solidaritas dan Sinergitas, karna dalam menyelesaikan tugas yang diemban, apapun itu kerjaannya, sangat membutuhkan Sinergitas bersama.
“terutama di pemerintahan ini, teruntuk saya sendiri tidak akan bisa menjalani rida pemerintahan ini sendiri, tentunya saya sangat membutuhkan bantuan serta kerjasama dari semua lini dan unsur agar target dan tujuan untuk menjadi lebih baik bisa dicapai dengan lancar,” tutup Jasman. (Jp)
Payakumbuh | JangkarPost.com – Pj. Wali Kota Payakumbuh Jasman bersama Ketua TP-PKK Lasta Jasman meninjau kediaman M. Yusuf di Kelurahan Tiakar yang akan diberikan bantuan stimulan untuk ditingkatkan kualitas kediamannya dari tidak layak huni menjadi rumah layak huni.
“Ini harus kita segerakan, kasian kita melihat Pak Yusuf tinggal di rumah yang beralaskan tanah, ini sangat tidak sehat sekali,” kata Pj. Wali Kota Payakumbuh Jasman, Kamis (01/02/2024).
Hadir mendampingi Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Marta Minanda, Camat Payakumbuh Timur Hepi, Baznas, dan Lurah Tiakar.
Jasman mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan memastikan ke seluruh pemangku kepentingan terkait jumlah RTLH yang akan diberikan bantuan stimulan.
“Seperti dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman berapa, Baznas berapa, BUMN dan BUMD berapa. Ini harus kita pastikan yang menerima memang yang paling membutuhkan,” katanya.
Disampaikannya bahwa untuk di tahun 2024, anggaran stimulan untuk rehab rumah meningkat dari Rp20 juta menjadi Rp30 juta.
“Hal ini karena tidak memungkinkan untuk membeli bahan bangunan dengan anggaran Rp20 juta,” ujarnya.
Sementara itu Ketua TP-PKK Payakumbuh Lasta Jasman berharap minimal nanti pembangunan dapat menyelesaikan lantai yang sudah menggunakan semen, satu kamar, dan kamar mandi.
“Kediaman saat ini memang tidak bagus dan sehat. Jadi harus segera kita rehab, minimal hal-hal yang sangat penting seperti lantainya, kamarnya, dan kamar mandi,” katanya. (Jp)
Payakumbuh | JangkarPost.com – Penjabat (Pj) Wali Kota Payakumbuh Jasman membuka secara resmi Forum Konsultasi Publik (FKP) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2025 di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat, Kamis (01/02/2024).
“Saya mengucapkan terima kasih kepada peserta Forum Konsultasi Publik RKPD 2025 yang telah hadir hari ini. Hal ini merupakan salah satu cerminan dari rasa kebersamaan dan partisipasi
kita dalam merumuskan perencanaan pembangunan untuk kemajuan Kota Payakumbuh di masa depan,” kata Pj Wako Payakumbuh, Jasman.
Hadir dalam kesempatan tersebut kepala OPD se-Kota Payakumbuh, ketua LKAAM Kota Payakumbuh YB. Dt. Parmato Alam, Niniak Mamak, Bundo Kanduang dan berbagai organisasi kemasyarakatan yang ada di Kota Payakumbuh.
Ia mengatakan bahwa keberhasilan pembangunan merupakan tanggung jawab bersama antara unsur pemerintahan, dunia usaha dan seluruh elemen masyarakat.
Disampaikannya bahwa FKP bukan hanya sekedar hadir namun seluruh peserta harus memberikan saran dan masukan sehingga apa yang diharapkan dapat tercapai.
“Sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017, rancangan awal RKPD dibahas bersama dengan kepala Perangkat Daerah dan pemangku kepentingan dalam forum konsultasi publik untuk memperoleh masukan dan saran penyempurnaan,” ujarnya.
Jasman mengatakan dokumen perencanaan pembangunan daerah tahun 2025 merupakan salah satu rangkaian dari Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Tahun 2023-2026 yang telah ditetapkan melalui Peraturan Walikota Payakumbuh Nomor 3 Tahun 2022 tanggal 14 Maret 2022.
“Tahun 2025 juga merupakan tahun ketiga pelaksanaan RPD masa jabatan Penjabat Kepala Daerah Kota Payakumbuh,” ungkapnya.
Ia mengatakan bahwa Kota Payakumbuh merupakan daerah pertama di Provinsi Sumbar yang melaksanakam FKP RKPD Tahun 2025.
Dia berharap bahwa nanti hasil dari FKP RKPD tahun 2025 harus juga memikirkan isu strategis untuk beberapa tahun ke depan sehingga nantinya rencana-rencana yang ada hari ini dapat terus berkesinambungan.
“Baik itu permasalahan stunting, kemiskinan, teknologi, pertanian dan permasalahan lainnya harus diperhitungkan bersama untuk beberapa tahun ke depan atau bahkan hingga 20 tahun ke depan. Pikirkan juga anak cucu kita nanti,” katanya.
Kepala Bappeda Kota Payakumbuh Yasrizal mengatakan bahwa FKP yang dilaksanakan ini untuk menyempurnakan Ranwal RKPD sehingga seluruh isu strategis dapat tertampung.
“Tentu hal ini mengacu kepada RPJMD Provinsi Sumatera Barat 2021-2026 dan tentunya harus merujuk kepada RPJPN 2025-2045 dan RPJMN 2025-2029,” ungakpnya. (Jp)
Payakumbuh | JangkarPost.com – Kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina) menjadi kecamatan pertama di Kota Payakumbuh yang melaksanakan Musyarawah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di tingkat kecamatan.
“Musrenbang yang kita laksanakan hari ini merupakan salah satu wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat yang dimulai dari setiap kelurahan dalam upaya mewujudkan pembangunan yang partisipatif,” kata Pj. Wali Kota Payakumbuh Jasman saat membuka Musrenbang di Kecamatan Latina, Kamis (01/02/2024).
“Dan setiap usulan yang disampaikan masyarakat ini harus berbasis data karena semuanya akan terintegrasi by sistem yang sudah diterapkan dua tahun terakhir ini,” tambahnya.
Jasman mengatakan, selama ini masyarakat hanya menilai sukesnya pembangunan di suatu daerah itu hanya dilihat dari pembangunan fisik semata. Makanya setiap usulan yang lahir saat musrenbang itu lebih didominasi dengan pembanguan di sektor fisik tanpa diimbangi dengan pemberdayaan.
“Selama ini kita semua telah terlena dan terjebak, hanya melihat suksesnya pembangunan dari pembangunan fisik semata. Kalau ini tidak diimbangi dengan pembangunan jiwanya mau jadi apa negeri kita ini dimasa yang akan datang,” ucapnya.
Namun, Jasman mengharapkan, untuk porsi pembangunan jiwa ini bisa ditingkatkan, karena dengan jiwa serta mental yang kuat dan sehat apapun bisa diwujudkan untuk kemajuan pembanguan daerah di Payakumbuh ini.
“Kalau bisa porsi untuk pemberdayaan ini bisa lebih ditingkatkan lagi, karena ini sangat penting untuk masa yang akan datang. Kalau generasi mudanya tidak dibina dari sekarang mau jadi apa negeri kita khususnya Latina dimasa yang akan datang,” harapnya.
Ia menjelaskan, agar sukses dalam merencanakan pembangunan disuatu daerah, sebelumnya harus melihat dan mengkaji karakter suatu daerah. Apa yang menonjol di daerah itu, seperti kelurahan A lebih menonjol tentang pertaniannya, kelurahan B di sektor UMKM nya, maka porsi usulan untuk sektor itu harus ditinggikan.
“Kalau sudah seperti ini, dengan memperhatikan potensi daerahnya insyaallah daerah itu akan maju,” katanya.
“Usulkan yang benar-benar di butuhkan masyarakat, apa yang betul-betul urgent seperti masalah banjir, sampah dan lain sebagainya. Karena kalau tidak secepatnya ini akan berdampak langsung kepada masyarakat,” tukuknya.
Sementara itu Camat Latina Diki Engla Mardianto mengatakan, telah memulai tahapan musrenbang sejak awal Januari lalu yang dimulai dari mufakat tingkat RT hingga musrenbang tingkat kecamatan.
“Saat ini telah kita sepakati usulan prioritas dari masing-masing kelurahan sebanyak 5 usulan. Dan ini yang aka kita bawa ke musrenbang tingkat kota nanti,” katanya.
“Inyaallah, usulan-usulan yang lahir di tingkat kelurahan ini telah mewakili semua usulan masyarakat di Latina,” tambahnya.
Diki menyebut, untuk mengatasi krisis air bersih yang dirasakan masyarakat Latina selama ini, PDAM Kota Payakumbuh sedang mempersiapkan sumur bor dalam sedalam 100-120 meter.
“Sekarang sedang dilakukan kajian untuk dampak lingkungannya. Nanti setelah dilakukan kajian dan aman, insyaallah krisis air bersih disini akan teratasi,” pungkasnya.
Musrenbang di Kecamatan Latin itu juga dihadiri anggota DPRD Kota Payakumbuh, seluruh kepala OPD, Forkopimca Latina, Ketua LKAAM Latina, lurah, Niniak Mamak, Bundo Kanduang, perwakilan pemuda serta tamu undangan lainnya. (Jp)