Payakumbuh,JangkarPost.com – Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wulan Denura, S.ST wujudkan aspirasi para desainer – desainer Payakumbuh melalui pergelaran bergengsi yang dikemas dalam Payakumbuh Lokal Brand dipertengahan tahun ini. “Saya berikan bukti, bukan janji – janji belaka, insya Allah hasil karya para desainer lokal Payakumbuh bisa bersaing diajang fashion nasional, Kota Payakumbuh bisa menjadi tuan rumah sendiri”, sebut Wulan dalam Press Conference bertempat di Santika Priemer Hotel Padang, Minggu (11/6/2023).
Dikatakan Wulan, kegiatan Payakumbuh Local Brand yang dilaksanakan selama tiga hari, yakni 24 – 26 Juni 2023 bertempat di GOR. M. Yamin Payakumbuh mendatang merupakan usahanya menjemput aspirasi – aspirasi para desainer Kota Payakumbuh setahun yang lalu. Maka, kami berinisiatif untuk mengalokasikan dana pokok pikiran (pokir) yang ada pada Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh dalam APBD Tahun 2023 ini.
Lewat event Payakumbuh Lokal Brand, saya mengajak kolaborasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Payakumbuh beserta Dewan Kerajinan Nasional daerah (Dekranasda) Kota Payakumbuh untuk memulai menggaungkan slogan Kota Payakumbuh sebagai pelopor fashion di Indonesia, tambah Wulan politisi Partai Gerinda yang maju sebagai Bakal Calon Anggota DPRD. Provinsi Sumbar (dapil Kota Payakumbuh dan Lima Puluh Kota) pada Pemilu 2024 mendatang.
Wulan menambahkan, Payakumbuh Lokal Brand menampilkan parade show, seminar, exhibition, lomba desain baju, talkshow dan tenun pelaku UMKM. Kekayaan dan keragaman Kota Payakumbuh yang selama ini dikenal sebagai kota kuliner “The City Of Randang”, Kota Payakumbuh juga sebagai Kota Fashion. “Kita punya Tenun Balai Panjang sebagai tenun khas dari Payakumbuh dan juga brand-brand fashion seperti Hawa Design, Berry Mirsha, Feymil Chang, Hilman Samudera, Listy Syar’i, Muthis Collections, D’Fitra Nats”, sebut Wulan.
Wulan percaya, bahwa orang orang Payakumbuh memiliki kelimpahan ide brilian. Orang Payakumbuh orang kreatif, punya ide – ide segar. UMKM-nya begitu inovatif. Termasuk kuliner randang sebagai kreafitas made ini Payakumbuh yang sudah terkenal dikancah nasional bahkan internasional. Makanya, Payakumbuh Lokal Brand mengangkat ekonomi kreatif mengembangkan fashion lewat pengusaha UMKM agar tidak tergilas dan habis dalam arus globalisasi.
Wulan berharap, iven Payakumbuh Local Brand ini dapat berjalan dengan lancar. Karena, penyelenggaraan kali ini di kolaborasikan dengan dua iven lainnya yakni Pemilihan Uda Ini Duta Wisata Kota Payakumbuh dan Payakumbuh Botuang Festival IV. Hendaknya, Payakumbuh Lokal Brand menjadi pilot project untuk tahun depan. "Apalagi tujuan dari iven tersebut menampilkan kembali karya-karya para desainer Kota Payakumbuh. Di antaranya Berry Mirsha, Feymil Chang, Hilman Samudera dan desainer lainnya. Di samping juga menampilkan karya desainer Sumbar yakni Fomalhaut Zamel, De Irma dan Rela Tulisia," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Payakumbuh Elfriza Zaharman yang akrap disapa cece mengucapkan terima kasih banyak kepada Ibuk Wulan Denura yang telah menganggarkan kegiatan Payakumbuh Lokal Brand melalui pokirnya. “Masyarakat Kota Payakumbuh harus bersyukur dan berterima kasih kepada Ibuk Wulan Denura yang telah menampung aspirasi pada desainer lokal Payakumbuh untuk menampilkan karyanya melalui event Payakumbuh Lokal Brand ini”, tuturnya.
Bentuk sinergitas antara lembaga legislatif dan eksekutif dalam merealisasikan pokok – pokok pikiran (pokir) DPRD dalam menumbuh dan mengembangkan UMKM membutuhkan langkah langkah strategi yang tepat. Karena, banyak UMKM yang berdiri namun usahanya tidak berkembang, mengalami kerugian. Semoga dengan Payakumbuh Lokal Brand dapat mengangkat usaha tenun di Payakumbuh. Payakumbuh punya Tenung Balai Panjang dan Tenun Koto Nan Gadang Payakumbuh, bisa berkembang lewat desainer – desainer lokal ketingkat nasional, harap cece. (*)
Payakumbuh | JangkarPost.com— Penjabat Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda melepas 3.000 ekor bibit ikan nila di Embung Ampangan, Kelurahan Kapalo Koto Ampangan, Minggu, (11/06/23).
Wako Rida Ananda mengatakan untuk menjaga kelestarian dan ekosistem yang ada di embung Ampangan, bersama jajarannya, menjelang Bulan Ramadan lalu juga telah dilepaskan 6.000 bibit ikan nila di embung Ampangan itu.
“Jadi dengan yang kita lepas tadi sudah ada sekitar 9.000 ekor bibit di embung Ampangan ini,” kata Wako Rida Ananda.
“Nanti ikan ini bisa dijadikan sebagai cadangan pangan kita. Selain itu kalau sudah besar nanti, kita bisa mengadakan kegiatan memancing disini sekalian melepas hobi masyarakat kita,” tambahnya.
Rida menghimbau kepada seluruh pihak agar dapat memelihara apa yang sudah dilepaskan ini, dan diharapkan pula partisipasi aktif dari seluruh masyarakat untuk bersama-sama melakukan upaya pelestarian lingkungan dan menjaganya secara berkelanjutan.
Ia menambahkan dengan penebaran benih ikan, tentunya ini akan memberikan dampak dan manfaat baik dari segi ekosistem pada perairan tersebut maupun bagi manusia sebagai bahan pangan.
“Hari ini akan ditabur 3.000 ekor benih ikan nila diharapkan dapat memberikan manfaat dan terjadi keseimbangan alam serta lingkungan semakin terjaga,” ucapnya.
“Mari kita kuatkan komitmen kita bersama, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan sumber daya air,” pungkasnya. (Jp)
Payakumbuh | JangkarPost.com— Penjabat Wali Kota Payakumbuh tampak hadir pada wirid pengajian bulanan FK Yasin Kota Payakumbuh dengan penceramah Ustadz Jil Fattullah yang dihadiri ratusan jamaah di Masjid Al Ihsan Kapalo Koto, Kelurahan Kapalo Koto Ampangan, Minggu (11/06/23).
Dalam Islam, membaca Yasin memiliki keutamaan yang luar biasa. Yasin adalah salah satu surat dalam Al-Qur’an yang mengandung banyak hikmah dan pelajaran berharga bagi kehidupan.
Dalam surat ini, terdapat pengajaran tentang kekuasaan dan keagungan Allah, kerendahan hati Nabi Muhammad SAW, serta ancaman dan peringatan bagi mereka yang membangkang, femikian kutipan pengajian yang disampaikan ustadz Jil Fattullah.
“Alhamdulillah, pada kesempatan yang berbahagia ini, saya merasa sangat terhormat dapat hadir di hadapan kita semua dalam acara Forum Yasin di Masjid Al Ihsan. Acara ini merupakan wujud nyata kebersamaan kita dalam menjalin hubungan yang erat antara Pemko Payakumbuh dengan masyarakat, khususnya yang beragama Islam,” kata Wako Rida Ananda.
Rida menyebut, kelompok Yasin merupakan wadah untuk menuntut ilmu dan menjalin silaturrahmi. Tentunya punya banyak manfaat positif yang bisa ditularkan kepada orang-orang di sekitar. Mengikuti kelompok Yasin akan membantu dalam memperdalam pemahaman agama dan meningkatkan kecintaan terhadap Islam.
“Selain itu, melalui silaturrahmi yang terjalin dalam kelompok ini, kita dapat memperluas jaringan sosial dan mempererat hubungan antar sesama muslim di Kota Payakumbuh,” ucapnya.
Dikesempatan itu Wako menyampaikan beberapa poin penting yang sangat relevan dengan acara ini, salah satunya peduli dengan sesama yang dilakukan FK Yasin Kota Payakumbuh hari ini.
“Dengan program Sedekah Seribu Sehari yang digagas oleh FK Yasin Kota Payakumbuh, kami sangat mengapresiasi FK Yasin Kota Payakumbuh, yang ikut membantu pemerintah dalam pengentasan kemiskinan. Karena saat ini angka kemiskinan di Payakumbuh masih ada sekitar 5,16 persen,” ucapnya.
“Mudah-mudahan ini menjadi amal ibadah bagi kita semua dan mendapatkan pahala oleh Allah,” tutupnya.
Sementara itu ketua FK Yasin Kota Payakumbuh Zamnina mengatakan, bantuan yang diberikan itu untuk sembako telah berjalan sebanyak enam kali putaran dan beasiswa sudah berjalan satu kali putaran.
“Hari ini kita berikan bantuan sembako untuk jemaah yasin Payakumbuh selatan yang benar-benar membutuhkan sebanyak 39 paket dan beasiswa untuk siswa SD dibagikan dua perkecamatannya,” pungkasnya.
Kegiatan itu juga dihadiri oleh Anggota DPRD Kota Payakumbuh YB Dt. Parmato Alam, Staf Ahli Wali Kota Elvi Jaya, Pembina FK Yasin Kota Payakumbuh Chece Rida Ananda, Kabag. Kesra, Niniak Mamak, Alim Ulama dan jamaah FK Yasin Kota Payakumbuh. (Jp)
Payakumbuh,JangkarPost.com--- Komisi B DPRD Kota Payakumbuh melaksanakan Rapat Dengar Pendapat Umum Bersama KNPI Kota Payakumbuh di Aula Bamus Sekretariat DPRD Kota Payakumbuh pada Senin (10/7).
Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi B Yendri Bodra Dt. Parmato Alam, didampingi Sekretaris Opetnawati, serta anggota Heri Iswandi Dt. Rajo Muntiko Alam, dan Edward DF
Sementara itu dari Perwakilan KNPI diwakli oleh Ketua Rahmanda Fajri, Sekretaris M.Ariul Fikri, Anggota Cahyo, Valdy, Endang, Avilio, Sultan, Yeni, Firdaus, Irvan.
Di hadapan wakil rakyat, Ketua KNPI Rahmanda Fajri menyampaikan,terima kasih Alhamdulillah untuk pertama kalinya kami bisa bertemu dan bersilaturahmi dengan Anggota DPRD Kota Payakumbuh, khusnya Komisi B DPRD Kota Payakumbuh.
Selanjutnya Rahmanda Fajri menyampaikan aspirasi organisasi kepemudaan yang dihimpun KNPI, penyampaian isu-isu kepemudaan yang sedang hangat dibicarakan di Kota Payakumbuh, dan Penguatan anggaran organisasi kepemudaan dibawah naungan KNPI Kota Payakumbuh.
Ketua Komisi B YB. Dt. Parmato Alam dalam penyampaian nya di Rapat dengar pendapat kali ini pada prinsipnya kami dari Komisi B DPRD Kota Payakumbuh akan menampung aspirasi yang di sampaikan dalam rapat dengar pendapat ini, kemudian hasil dari hearing ini akan kami bawa ke rapat komisi dan selanjutnya disampaikan ke rapat kerja bersama Pemerintah Kota Payakumbuh Untuk di tindaklanjuti sesuai kemampuan keuangan daerah Kota Payakumbuh.
Sementara itu, Dt.Muntiko Alam menyampaikan terima kasih untuk KNPI Kota Payakumbuh yang sudah melakukan tugasnya dengan baik, dalam rangka mewadahi 34 organisasi-organisasi pemuda yang ada di Kota Payakumbuh, dan kami insyaallah akan memperjuangkan aspirasi dari KNPI Kota Payakumbuh kedepannya.
Dalam kesempatan tersebut, anggota Komisi B Edward Df mengatakan isu-isu yang hangat tentang rendahnya partisipasi pemilih pemula untuk Pemilu tahun 2024, diharapkan kedepannya KNPI Kota Payakumbuh harus terus melakukan sosialisasi kepada Pemilih pemula tersebut dan harus berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Pendidikan dan Kesbangpol
Dari sisi lain, Sekretaris Komisi B Opetnawarti menyampaikan akan terus mendukung dan mensupport kegiatan-kegiatan yang di lakukan oleh KNPI Kota Payakumbuh dan akan mengawal anggaran untuk KNPI Kedepannya pungkasnya. (*)
Payakumbuh | JangkarPost.com — Penjabat Wali Kota Payakumbuh mengapresiasi Pertamina yang bergerak cepat melaksanakan operasi pasar dalam penyaluran LPG 3 kg tepat sasaran di saat banyak masyarakat sedang butuh bahan bakar bersubsudi tersebut.
“Kami mendapat laporan tidak ada penumpukan masyarakat saat operasi pasar di hari pertama ini. Jadi kita melihat kalau barang langka, otomatis pasar menumpuk, berarti kondisi ketersediaan gas sudah aman, kami apresiasi sekali adanya operasi pasar ini, masyarakat bisa membeli dengan harga murah,” kata Rida saat dihubungi media, Sabtu (10/06/23).
Untuk informasi operasi pasar dilaksanakan oleh agen-agen LPG di pangkalan yang tersebar di berbagai kelurahan, bisa dilihat salah satunya dilakukan oleh PT. Cahaya Alfa Grup Kota Payakumbuh di Pangkalan Abizar di Jalan Dt. Parpatiah Nan Sabatang, Kelurahan Padang Tangah Payobadar, Kecamatan Payakumbuh Timur, pukul 10.00 WIB sampai dengan selesai pada Sabtu.
Menurut informasi dari para agen, operasi pasar dilakukan supaya masyarakat mendapatkan gas subsidi LPG 3 kg dengan mudah di wilayah kelurahan.
Mekanismenya masyarakat yang membeli adalah masyarakat di kelurahan setempat, dengan membawa Fotokopi KTP dan tabung kosong, maksimal 2 tabung perorang serta menandatangi logbook atau bukti pengambilan pada pangkalan tersebut. (tpk)
Payakumbuh | JangkarPost.com— Dengan terbatasnya APBD 2023, upaya Penjabat Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda patut diapresiasi dalam menjuluk dana pembangunan ke pemerintah pusat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Payakumbuh Muslim, kepada media, Jumat (9/06/23), mengatakan meski saat ini kondisi jalan mulus di Kota Payakumbuh sudah mendekati angka 90 persen, ini sudah bisa dikatakan tinggi, namun Pemko Payakumbuh tetap berupaya meningkatkan pelayanan infrastruktur dengan mengajukan proposal ke Pemerintah Pusat melalui program Inpres Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah.
“Berdasarkan hasil koordinasi kita bersama kepala balai, Alhamdulillah proposal peningkatan jalan kita pada tahun ini disetujui untuk dikerjakan pada tahun ini, anggarannya sebesar 17 miliar melalui APBN untuk pembenahan jalan kota yang seharusnya menjadi beban APBD. Yaitunya Jalan DR. Hamka di Payakumbuh Utara Jalan KH. Agus Salim di Payakumbuh Selatan, dan Jalan Rasyid Taher di Latina,” ujar Kepala Dinas PUPR Kota Payakumbuh Muslim.
Untuk batch 1 ini, hanya 4 kota/kabupaten di Sumbar yang mendapat alokasi dari program inpres tersebut, salah satunya Kota Payakumbuh.
Sementara di Dinas PUPR sendiri, kata Muslim, pada tahun ini memiliki pekerjaan dengan 72 sub kegiatan dan 22 program. Sebagian besar dialokasikan untuk penanganan jalan utama, jalan lingkung, irigasi, drainase, dan pengaman tebing sungai, termasuk penataan ruang dan jasa konstruksi.
Untuk penanganan jalan, ada 21 lokasi yang dianggarkan dari Dana Alokasi Umum (DAU) yang diarahkan berupa peningkatan, rehabilitasi, dan pemeliharaan jalan. Melalui APBD 2023 ada peningkatan Jalan Lapangan Paliko di sport center Kawasan Batang Agam, dalam rangka mendukung pemanfaatan sarana olahraga yang telah dibangun.
“Selama ini jalannya masih tanah, becek ketika hujan, nanti tak lama lagi selesai pekerjaannya dan sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya.
Ada lagi, peningkatan Jalan Punai yang menghubungkan Kelurahan Ompang Tanah Sirah dengan Siapi-api, ini merupakan tindak lanjut setelah dibangunnya jembatan Punai pada 2022 lalu, sehingga akses masyarakat semakin dipermudah, khususnya petani. Termasuk operasional akses bendungan Batang Pulau.
Di samping itu, Dinas PUPR terus melaksanakan pemeliharan jalan, baik secara berkala maupun rutin, Muslim menargetkan tidak ada lagi jalan berlubang di Kota Payakumbuh.
“Apabila terjadi kerusakan infrastruktur masyarakat bisa menggunakan layanan pengaduan yakni Aplikasi Web Sistem Informasi Pengaduan Infrastruktur (SINGATUR), adalah aplikasi pengaduan infrastruktur melalui situs pengaduanpupr.payakumbuhkota.go.id. Atau bisa langsung mengontak w.a 0822-8334-7884 dan media sosial milik dinas PUPR, ada instagram dan facebook,” ujarnya.
Untuk mendukung akses jalan, Muslim memaparkan ada penambahan 130 titik lampu baru yang dipasang di lokasi-lokasi strategis yang rawan kecelakaan, aksi kriminal, dan akses ke rumah ibadah.
“Bagi lampu yang sudah terpasang, apabila terjadi kerusakan, kami melayani 24 untuk perbaikan, silahkan hubungi layanan pengaduan yang kami sediakan,” ujarnya.
Tahun ini juga ada kegiatan penyelesaian dan bangunan pelengkap gedung OPD di Padang Kaduduak, supaya bisa langsung dimanfaatkan oleh 3 OPD, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan Inspektorat. Karena selama ini masih menompang di kantor dinas lainnya.
Muslim menjelaskan, ada 58 pekerjaan drainase dan 36 pekerjaan jalan lingkung. Drainase penting untuk mengantisipasi genangan air yang menjadikan suatu kawasan menjadi kumuh sementara itu adanya pengaspalan jalan lingkung juga memberikan kenyamanan akses masyarakat yang selama ini masih kesulitan karena jalannya masih tanah, dibuat mulus supaya akses transportasi lancar, ini tersebar di 5 kecamatan di Kota Payakumbuh.
“Kebanyakan dari pekerjaan yang kita lakukan untuk mengakomodir usulan masyarakat saat musrenbang tahun lalu, jadi masyarakat ikut menentukan mana yang jadi prioritas pembangunan di wilayahnya,” ujarnya.
Ditambahkan Muslim, terkait pengelolaan sumber daya air, yakni normalisasi dan penataan Sungai Batang Agam, dilakukan pembebasan lahan di Payakumbuh Selatan, Payakumbuh Barat, dan Payakumbuh Utara.
“Setiap tahunnya kita terus mengusulkan pembangunan Kawasan Batang Agam ke Kementerian PUPR, sementara itu kita melalui APBD melaksanakan pembebasan lahannya, sehingga diharapkan pembangunan Kawasan Batang Agam terus dilanjutkan, jangan sampai terhenti,” kata Muslim.
Setidaknya, kata Muslim, butuh sekitar 200 miliar lagi untuk penyelesaian Kawasan Batang Agam di segmen yang dari Jembatan Kantor Camat Payakumbuh Barat sampai ke Balai Panjang Payakumbuh Selatan.
Sementara itu untuk segmen ke Kawasan Hilir Batang Agam yang menuju Payakumbuh Utara dan Payakumbuh Timur.
“Sukurnya untuk segmen ini Pemko Payakumbuh mendapatkan dukungan dari Pemprov Sumbar untuk beberapa pekerjaan di kawasan tersebut, meski anggarannya tidak besar, namun bisa mengangsur-angsur penyelesaian kawasan Batang Agam.
Di samping itu, juga ada perbaikan, operasi, dan pemeliharaan irigasi di 23 lokasi dalam rangka mendukung kedaulatan pangan di Kota Payakumbuh. Ini didukung penuh oleh keberadaan perkumpulan petani pemakai air (P3A) di Kota Payakumbuh yang masih aktif, sampai saat ini ada 75 kelompok yang ikut membantu operasi dan pemeliharaan operasi.
Untuk peningkatan kualitas pekerjaan konstruksi, dinas PUPR melakukan pembinaan kepada pelaku usaha konstruksi, baik berupa fasilitasi sertifikasi, pembekalan teknis masing-masing jabatan kerja keahlian tenaga kerja konstruksi. Mulai dari orang dinasnya (PPK dan PPTK), mandornya, sampai ke tukang-tukangnya, didorong supaya punya sertifikat kompetensi.
“Hasil konstruksi di Kota Payakumbuh semuanya kita uji labor, apabila dikerjakan oleh tenaga kerja yang tidak kompeten, kita khawatir hasilnya juga tidak memuaskan, tentu nantinya rekanan akan kita beri sanksi karena kita juga melakukan evaluasi secara berkala terhadap badan usahanya,” tegasnya.
Untuk penataan ruang, Muslim sedang melakukan proses revisi terhadap Perda Rencana Detil Tata Ruang (RDTR) dalam rangka mengakomodir program strategis nasional dan penyesuaian dengan Perda RTRW. Saat ini kita sedang melakukan kerja sama penyusunan peta dasar RDTR dengan Badan Informasi Geospasial (BIG) untuk menjamin kualitas peta dasar yang akan dijadikan sebagai basis data penyusunan RDTR.
“Kita juga tengah mengembangkan aplikasi E-KKPR, layanan KKPR berbasis online dalam rangka memudahkan layanan investasi di daerah,” ujarnya.
Muslim juga menegaskan, pihaknya dari awal tahun 2023 hingga saat ini telah melakukan penyegelan kepada 7 gedung yang tidak memiliki Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan melanggar tata ruang.
“Penegakan aturan ini berdasarkan dari hasil yang ditemukan dinas saat monitoring dan patroli,” ujarnya.
Sementara itu, Penjabat Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda menjelaskan dengan berakhirnya masa jabatan Kepala Daerah Kota Payakumbuh periode 2017-2022 pada 23 September 2022 lalu, maka pembangunan Kota Payakumbuh untuk sementara tidak mengacu lagi kepada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), tapi kepada rencana pembangunan daerah (RPD) tahun 2023-2026.
“Kita berharap program yang kita susun bersama-sama ini selain optomal juga bisa linear dengan program nasional, artinya program itu dijawab di daerah hingga di level kelurahan. Kita fokus bagaimana masalah kemiskinan bisa kita entaskan, salah satunya dengan menyediakan sarana dan prasarana infrastruktur yang baik untuk menunjang aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Rida juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas disetujuinya proposal program Impres untuk peningkatan kualitas jalan di Kota Payakumbuh, serta mengapresiasi jajaran dinas PUPR yang selalu komit dengan kualitas infrastruktur maupun sumber daya manusia di bidang konstruksi.
“Pelayanan optimal terus kita berikan untuk masyarakat Kota Payakumbuh, tak hanya pelayanan perizinan berusaha dan adminsitrasi lain, tapi juga pelayanan seperti infrastruktur yang layak dan memadai,” pungkasnya. (Jp)
Payakumbuh |JangkarPost.com— Pemko Payakumbuh melaksankan rapat koordinasi (rakor) pejabat pemerintah daerah sekaligus launcing gerakan percepatan diversifikasi konsumsi pangan lokal non beras non terigu di Ruangan Ngalau Indah Balai Kota Payakumbuh, Rabu (7/06/23).
Rakor yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah Dafrul Pasi, Asisten I, II dan III, Staf Ahli Wali Kota, seluruh Kepala OPD, Kepala Bank Nagari Payakumbuh, Direktur Pamtigo, Camat dan Lurah itu membahas tentang SAKIP, pelayanan publik, stunting, kemiskinan ekstrim, inflasi, percepatan resapan anggaran, P3DN dan persiapan kunjungan Dirjen Otda.
“Kami harapkan peran aktif kita semua untuk memaksimalkannya karena ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo,” kata Penjabat Wako Rida Ananda.
Rida menyebut berdasarkan data BPS per Mei 2023 angka infalasi Indonesia dan Sumatera Barat telah turun di angka 4 persen.
“Sekarang PR kita itu bagaimana membantu petani kita. Karena salah satu komoditi penyumbang infasi (cabe – red) harganya merosot ke 15 ribu Rupiah perkilogramnya. Kami minta kita semua bisa mencarikan solusi terbaik untuk menjaga senyum petani kita ini,” ucapnya.
Saat rakor berlangsung, Wako Rida Ananda terkejut melihat kedatangan Kajari Payakumbuh, Polres Payakumbuh, Dandim 0306/50 Kota dan ketua TP-PKK yang mendadak masuk ke ruangan rapat.
Ternyata ada kue dan tumpeng yang bertuliskan selamat ulang tahun ke 55 untuk orang nomor satu di Payakumbuh itu. Terlihat Wako terharu dan ucapan selamat terucap dari mulut yang hadir di ruangan Ngalau Indah tersebut.
“Selamat ulang tahun Pak Wako, semoga selalu sukses dan sehat selalu,” kata Kapolres Payakumbuh bersama Kajari Payakumbuh dan Dandim 0306/50 Kota.
“Terimakasih atas ucapannya, doa terbaik untuk kita semuanya,” timpal Wako Rida Ananda terharu.
Selanjutnya acara dilanjutkan pemotongan kue dan tumpeng, pemberian ucapan selamat kemudian makan bersama seluruh pegawai yang ada di Balai Kota Payakumbuh. (Jp)